Jakarta, Shfiter – Kehadiran iCar V23 di Indonesia memberikan pilihan bagi konsumen melalui tiga varian, yaitu X, Y, dan Z, yang menawarkan spesifikasi serta kelengkapan yang berbeda.
Dari ketiga pilihan tersebut, preferensi konsumen menunjukkan tren yang menarik, dengan tipe Z sebagai varian tertinggi menjadi yang terlaris, dan menyumbang lebih dari 60% penjualan iCar di Indonesia hingga saat ini.
Tren serupa juga terlihat sepanjang rangkaian Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Selama tiga gelaran tersebut, tipe Z berkontribusi sebesar 45% dari total penjualan iCar V23.
“Pilihan konsumen terhadap V23 tipe Z menjadi insight yang menarik bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen iCAR tidak hanya mempertimbangkan harga.”
“Tetapi juga melihat value secara menyeluruh, termasuk performa, teknologi, kelengkapan fitur, serta karakter kendaraan yang mereka dapatkan,” ujar Metta Yunita, Head of Marketing iCar Indonesia.
Dari sisi produk, iCar V23 tipe Z menawarkan kombinasi spesifikasi yang mendukung karakter tersebut.
Varian ini dibekali sistem penggerak iWD alias all wheel drive, dan baterai berkapasitas 81,76 kWh, dengan tenaga maksimum mencapai 209 dk.
V23 tipe Z juga memiliki jarak tempuh hingga 430 km berdasarkan standar NEDC, dan 501 km berdasarkan CLTC.
Tidak hanya dari sisi performa, iCar V23 juga dirancang untuk memberikan ruang personalisasi bagi penggunanya melalui lebih dari 20 plug-and-play modular.
Melengkapi performanya, V23 tipe Z menggunakan ban berukuran 265/45 R21. Sementara untuk pengisian daya, baterai V23 dapat diisi dalam waktu sekitar 42 menit.
Untuk harganya, iCar V23 Z dibanderol senilai Rp 529,9 juta on the road Jakarta. (Shifter/Nugie)




