Jakarta, Shifter – Hari ini, PT Permata Otomotif Indonesia resmi merilis Peugeot Django Evo. Peluncuran lini produk terbaru Peugeot Motorcycle ini dilakukan di Lufre Dining & Lounge, Jakarta Selatan.
Kehadiran Peugeot Django Evo adalah untuk melengkapi lini Django yang sudah lebih dulu eksis di pasar skutik premium di Indonesia.
Dari sisi desain, Django Evo menampilkan garis bodi tegas, grab rail terintegrasi, dan pencahayaan LED berkarakter.
LED signature dipadukan dengan lampu sein, lampu posisi, serta lampu belakang LED. Karakter visual Evo lebih modern, melengkapi pendekatan retro pada Classic dan Café Racer.
Django Evo menggunakan mesin bensin 125 cc, empat tak, satu silinder, dengan empat katup, pendingin cairan, dan electronic fuel injection (EFI), dengan tenaga maksimum yang bisa mencapai 13 dk pada 8.500 rpm.
Sistem pengeremannya memakai cakram depan berdiameter 200 mm dan cakram belakang 190 mm, disertai ABS satu kanal.
Suspensi teleskopik di depan dan monoshock di belakang, turut melengkapi konfigurasi di sektor kaki-kaki.Pada area kokpit, layar TFT berwarna lima inci menyajikan informasi berkendara.
Sistem keyless ignition memungkinkan pengoperasian tanpa anak kunci.Kepraktisan juga hadir melalui dek kaki rata, bagasi yang mengakomodasi helm jet bervisor, dan footstep penumpang dengan mekanisme tekan.
Untuk pasar Indonesia, Django Evo 125 tersedia dalam tipe Allure dengan warna Ink Black dan Cherry Red, serta tipe Sport dalam warna Silver.
Allure dipasarkan dengan harga resmi Rp 71 juta, dan Sport Rp 74 juta. Harga tersebut sudah dalam format on the road DKI Jakarta.
Pemesanan Django Evo 125 akan dibuka pada GJAW x IMOS 2026 yang berlangsung 20 – 29 November 2026 di ICE BSD City. (Shifter/Nugie)






