
Shifter – Aprilia Racing menutup MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi dengan hasil bersejarah. Jorge Martín dan Marco Bezzecchi sukses mengamankan posisi kedua dan ketiga pada balapan utama, sekaligus membawa dua RS-GP ke podium untuk pertama kalinya di GP Jepang. Martín yang memulai balapan dari pole position tampil konsisten hingga finis runner-up. Hasil ini menjadi podium perdana Aprilia di kelas utama MotoGP di Motegi sekaligus membuat Martín tetap memimpin klasemen kejuaraan dengan 333 poin.
“Saya sangat senang karena kami telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Saya berkendara dengan sangat baik dan mampu mempertahankan pace yang sangat kuat hingga akhir. Saya mencoba terus mendorong hingga lap terakhir, tetapi Márquez memiliki sesuatu yang lebih,”
ujar Jorge Martín.
Pembalap asal Spanyol itu juga mengaku optimistis dengan perkembangan Aprilia. Menurutnya, performa yang ditunjukkan di Motegi menjadi bukti bahwa tim memiliki modal kuat untuk terus bersaing hingga akhir musim. Di sisi lain, Bezzecchi mengawali balapan dari posisi keempat dan langsung naik ke urutan ketiga. Ia mampu mempertahankan posisi tersebut hingga finis, meski mendapat tekanan ketat dari Enea Bastianini pada fase akhir balapan.
“Hari ini saya memberikan yang terbaik dan berhasil meraih hasil terbaik yang bisa kami dapatkan. Ini adalah podium yang benar-benar harus diperjuangkan karena Bastianini melaju sangat cepat, terutama di bagian akhir balapan,”
kata Bezzecchi.
Ia menambahkan, hasil di Motegi menjadi respons positif setelah menghadapi berbagai tantangan sepanjang akhir pekan. Bezzecchi kini fokus memangkas jarak dengan pembalap terdepan dan memanfaatkan setiap peluang yang tersedia.
“Saya harus berusaha memperkecil jarak tersebut dan memanfaatkan setiap peluang ketika kesempatan itu datang,” lanjutnya.
Tak hanya dua pembalap pabrikan, performa positif juga ditunjukkan duo Trackhouse MotoGP Team. Raúl Fernández finis kelima, sementara Ai Ogura berada di posisi keenam. Artinya, empat RS-GP26 berhasil mengisi enam besar balapan utama GP Jepang.
Massimo Rivola menilai pencapaian tersebut menjadi salah satu akhir pekan terbaik Aprilia di Motegi.
“Ini adalah akhir pekan yang intens, di mana Aprilia kembali mencatatkan sejumlah rekor, seperti pole position Jorge dan double podium dalam balapan, sesuatu yang belum pernah kami raih sebelumnya di Jepang,”
ujar Rivola.
Rivola juga menyoroti aspek keselamatan setelah perubahan penggunaan ban belakang pada balapan utama. Menurutnya, keputusan tersebut turut menghadirkan balapan yang lebih aman dan kompetitif.
“Sekarang kami harus mempertahankan fokus ini dan terus memberikan yang terbaik,” tutupnya.
(Shifter/ Ario D Putra)








