![[Foto 1] (Kiri-Kanan) Erson Siregar, Head of Regional Sales - West ALVA; William Kusuma, Co-Heads of Commercial ALVA; dan Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer ALVA](https://shifter.co.id/wp-content/uploads/2026/04/Foto-1-Kiri-Kanan-Erson-Siregar-Head-of-Regional-Sales-West-ALVA-William-Kusuma-Co-Heads-of-Commercial-ALVA-dan-Putu-Swaditya-Yudha-Chief-Marketing-Officer-ALVA-1024x576.jpg)
Shifter- Di tengah tren kendaraan listrik roda dua yang kian menguat, ALVA memperluas langkahnya dengan meresmikan ALVA Studio Indy Bintaro di Tangerang Selatan. Fasilitas ini menjadi yang terbesar dalam jaringan ALVA, khususnya dari sisi infrastruktur pengisian daya, dengan total 21 konektor charging—terbanyak di Indonesia saat ini. Kehadiran lokasi ini menandai keseriusan ALVA dalam membangun ekosistem mobilitas listrik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat urban, terutama di kawasan komuter dengan aktivitas harian yang tinggi.
Dirancang sebagai hub terpadu, ALVA Studio Indy Bintaro menghadirkan pengalaman menyeluruh bagi calon pengguna. Mulai dari sesi test ride, layanan purna jual resmi, hingga akses pengisian daya gratis melalui Boost Charge Station, semuanya tersedia dalam satu lokasi yang terintegrasi.
Chief Executive Officer ALVA, Purbaja Pantja, menegaskan bahwa ekspansi ini merupakan respons terhadap tingginya potensi adopsi kendaraan listrik di wilayah Tangerang Selatan.
“Tangerang Selatan memiliki dinamika mobilitas urban yang sangat tinggi. Melalui ALVA Studio Indy Bintaro, kami ingin menghadirkan pengalaman ekosistem yang lengkap—mulai dari produk, layanan purna jual, hingga dukungan 21 konektor pengisian daya—yang memudahkan masyarakat beralih ke kendaraan listrik dengan lebih nyaman,”ujar Purbaja.
Di lokasi ini, pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai lini produk ALVA, seperti ALVA ONE XP, ALVA CERVO Series, hingga model terbaru ALVA N3 Next Gen. Model anyar ini dibekali Next Generation Battery dengan garansi hingga empat tahun, serta kemampuan jelajah mencapai 140 km dalam satu kali pengisian. Teknologi Boost Charge yang diusung juga memungkinkan pengisian dari 10% ke 50% dalam waktu kurang dari 25 menit.
Untuk mendukung kemudahan kepemilikan, ALVA turut memperkenalkan skema BEBAS PAS khusus untuk ALVA N3 Next Gen. Melalui program ini, konsumen dapat memiliki motor listrik dengan biaya berlangganan mulai dari Rp125.000 per bulan, menggunakan sistem pembayaran berbasis jarak tempuh. Skema ini menawarkan fleksibilitas biaya sekaligus menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa beban investasi awal yang besar.
Secara nasional, langkah ekspansi ALVA diperkuat oleh fondasi ekosistem yang terus berkembang. Saat ini, ALVA telah memiliki lebih dari 220 konektor Boost Charge Station yang tersebar di 110 lokasi strategis di berbagai kota, serta lebih dari 125 titik layanan purna jual di 40 kota. Dukungan layanan pelanggan dan roadside assistance yang tersedia 24 jam setiap hari semakin memperkuat kenyamanan pengguna.
Dari sisi produksi, ALVA juga menunjukkan kesiapan manufaktur yang solid. Fasilitasnya di Cikarang telah mengantongi Sertifikat INDI 4.0 dari Kementerian Perindustrian, serta sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 yang memastikan standar kualitas dan pengelolaan lingkungan tetap terjaga.
Menutup pernyataannya, Purbaja menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam mendorong pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.
“Kami meyakini bahwa perkembangan kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga kesiapan ekosistem secara menyeluruh—mulai dari manufaktur, infrastruktur pengisian daya, hingga layanan purna jual. ALVA Studio Indy Bintaro menjadi bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk tumbuh bersama konsumen Indonesia,”pungkasnya.
(Shifter/ ADP).
